Rabu, 21 November 2012

salahkah aku?

serba salah. aku sebenarnya ingin memutuskan hubungan kita, tapi aku tau besarnya cintamu padaku. jika aku meminta kita mengakhiri hubungan kita, perasaanmu tentu sakit sekali. tapi, bagaimana dengan perasaanku sendiri? apa aku harus terus berpura-pura mencintaimu yang sebenarnya sedikitpun perasaanku untukmu sudah hilang sama sekali. aku harus mementingkan perasaanmu atau aku harus egois dengan perasaanku?. aku tidak ingin membohongi diri-sendiri, dan aku juga tidak ingin keadaan ini berlarut-larut dengan segala kepalsuan.
pesan singkatmu tidak pernah aku balas. panggilanmu sengaja aku tidak jawab. aku tau ini sangat menyakitkan buatmu. aku tau dari teman kita,kamu berbicara masalah aku dan kamu padanya. kamu mengeluh padanya tentang sikapku yang tidak peduli. mungkin maaf saja tidak cukup untuk ku katakan padamu, karena aku tau aku sungguh keterlaluan memperlakukanmu. namun percuma keluh kesahmu kamu ceritakan padanya, karena dia sahabatku dan pastinya lebih memihakku. 
kamu memikirkanku. tapi sedikitpun aku tidak memikirkanmu. ini sungguh tidak adil bukan? hubungan kita belum genap satu bulan, tapi kenapa aku sudah merasa januh padamu?. aku juga bertanya pada diriku sendiri tentang semua ini. saat ini, saat tulisan ini aku rangkai, aku hanya berharap semoga perasaanmu padaku hilang, seperti perasaanku padamu yang hilang. smoga Tuhan mencabut perasaan cintamu padaku, sebab cinta yang kau miliki itu akan membuatmu menderita, dan itu adalah karena aku yang tidak bisa mencintamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar